SELAMAT DATANG SOBAT !!!! Terimakasih telah berkunjung ke ABADIORKES

8.18.2011

REFLEKSI 17-AN DI BUNDARAN GAJAH

Berita kegiatan :


Pada malam hari di pusat kota Bandarlampung, tepatnya pukul 19.00 WIB, sekitar 30 orang mengitari Bundaran gajah (daerah ikon kota Bandarlampung). Puluhan orang yang berstatus mahasiswa ini, menyatakan diri tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Bandarlampung. Dihiasi dengan bingar - bingar kendaraan yang melaju, ditambah suara polisi lalulintas yang tiada henti 'celoteh' seperti tidak senang dengan kedatangan kawan - kawan mahasiswa yang ingin mengadakan Malam Refleksi HUT R.I. yang ke-66 tahun kemerdekaan Indonesia. Bundaran Gajah yang terletak di tengah - tengah kota ini harus bertambah cahanya walau sudah diterangi oleh lampu jalanan, karena puluhan lilin di pasang melingkari bundaran tersebut. Sehingga semakin menambah keabsahan refleksi HUT RI ke-66 tahun. Dan untuk mengefektifkan refleksi sekaligus mencerdaskan masyarakat pengguna jalan, maka beberapa orang membagi - bagikan selebaran di dua titik - depan dan belakang bundaran.









Adapun rangkaian kegiatan releksi ini adalah sebagai berikut :
APERSEPSI
  • Masa mengadakan doa pembuka
  • Korlap (yang dalam hal ini Ketud bidang Aksi dan Pelayanan GMKI cabang Bandarlampung) menghimbau untuk menyanyikan salah satu lagu wajib

KEGIATAN INTI
  • Korlap memulai dengan melakukan orasi beberapa menit

  • Selanjutnya kembali bernyanyi lagu wajib

  • Kemudian dilakukan pembacaan puisi oleh Hendry Sianturi (Sekcab GMKI Bandarlampung) dengan judul Sajak anak Hilang 


  • Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan salah satu lagu wajib

  • Lalu, kembali dilakukan orasi oleh perwakilan dari tiap komisariat (ada 4 perwakilan dari tiap komisariat).



  • Selanjutnya bernyanyi salah satu lagu wajib
  • Orasi disampaikan oleh Laikemen Sipayung



  • Lalu bernyanyi kembali
  • Kemudian dilanjutkan dengan orasi oleh Benny Hutapea (ketua cabang GMKI Bandarlampung)
  • kemudian bernyanyi.

KEGIATAN PENUTUP
  • Korlap mengambil alih acara dan menutup refleksi
  • Namun sebelum ditutup, diadakan doa penutup
  • Dan relfeksi pun selesai, masa bubar

 




Sempat terjadi debat dengan beberapa anggota polisi yang menggunakan pakaian kemeja biasa sebanyak 3 orang. Mereka menginginkan agar Aksi segera diselesaikan. Tetapi seruan tersebut tidak ditanggapi dan aksi terus dilakukan sesuai dengan susunan dan perencanaan kegiatan. 
Dan akhirnya Malam Refleksi yang berdurasi kurang lebih satu setengah jam, berjalan dengan lancar terlepas dari kekurang kondusifan aspek lain.
Demikianlah Berita kegiatan ini disampaikan, kurang dan lebihnya kami mohon maaf.
UOUS


1 komentar:

Jika ingin diskusi atau komunikasi lanjut, silahkan tinggalkan alamat e-mail teman.