SELAMAT DATANG SOBAT !!!! Terimakasih telah berkunjung ke ABADIORKES

12.30.2012

PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN DI SD NEGERI---------------- TA.2010/2011


OLEH

HANNA NOVITA BR.GINTING
NIM. 071211920046


BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang Masalah
Pendidikan PKN di SD diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa dalam mempelajari dirinya sendiri dan kehidupan social sekitarnya. PKN merupakan salah satu alat untuk membentuk siswa agar menjadi manusia dan warga Negara yang baik seperti diharapkan oleh orangtua, masyarakat, dan bangsa. Tujuan dari PKN dalam pendidikan khususnya pada Sekolah Dasar agar peserta didik  memiliki keterampilan seperti (1) berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan, (2) berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi.
Berdasarkan uraian di atas tampak jelas bahwa mata pelajaran PKN mempunyai misi membina nilai, moral, dan norma
secara utuh bulat dan berkesinambungan. Selain uraian di atas tujuan PKn adalah untuk membentuk watak warga negara yang baik, yaitu yang tahu, mau dan sadar akan hak dan kewajibannya.  Pada pedoman Belajar Mengajar Sekolah Dasar Kurikulum 2006,  PKN memiliki karakter yang berbeda dengan mata pelajaran lainnya.

Hal ini bisa dilihat berdasarkan ciri-ciri atau hal-hal yang bersifat khusus,  yang pada prinsipnya PKN lebih menekankan pada pembentukan aspek moral (afektif) tanpa meninggalkan aspek yang lain. Mengingat begitu luas dan pentingnya pelajaran PKN, maka dalam pembelajaran PKN bukan hanya menekankan pada banyaknya pengetahuan social yang dihapal tetapi lebih kepada bagaimana agar siswa dapat memahami hubungan antar manusia secara lebih sistematis dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan secara umum di SD. Negeri 065011 Asam Kumbang Medan Selayang bahwasanya pembelajaran PKN yang dilakukan masih konvensional (ceramah) sehingga siswa bosan dan jenuh, rendahnya aktivitas siswa pada saat pelajaran berlangsung (siswa pasif),  hasil belajar siswa juga rendah siswa yang tuntas hanya 40 % (14 siswa) dan yang tidak tuntas 60 % (21 siswa) dari 35 siswa, sehingga siswa tidak memiliki motivasi untuk mengikuti pembelajaran PKN tersebut bahkan ada siswa yang menyepelekan pelajaran PKN tersebut selain itu banyak siswa yang kurang menyukai mata pelajaran PKN bahkan ada pula siswa yang menyepelekan pelajaran PKN tersebut.
Dari permasalahan diatas perlu dicari dan dilakukan strategi pembelajaran  dapat   memecahkan masalah tersebut yaitu pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif.  Pembelajaran yang mengutamakan penguasaan kompetensi harus berpusat pada siswa (focus on learners), memberikan pembelajaran dan pengalaman belajar yang relevan dan kontekstual dalam  kehidupan nyata (provide relevant and contextualized subject matter) dan mengembangkan mental yang kuat pada siswa.
Oleh karena itu pada penelitian ini peneliti merancang usaha meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) “Pembelajaran CTL merupakan konsep belajar yang membantu pendidik dalam mengkaitkan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat”. 
Atas dasar pemikiran ini, peneliti tertarik untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan judul “Penerapan Pendekatan kontekstual untuk  meningkatkan aktivitas Belajar siswa pada pembelajaran PKN di Kelas IV SD. Negeri 065011 Medan Selayang Tahun Ajaran 2010/2011”.
1.2   Identifikasi Masalah 
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka dapat diidentifikasi beberapa permasalahan antara lain :
1.      Pembelajaran yang dilakukan guru masih bersifat konvensional (ceramah) sehingga siswa bosan dan jenuh.
2.      Aktivitas belajar siswa sangat rendah (siswa pasif).
3.      Hasil belajar siswa masih rendah
4.      Motivasi belajar siswa rendah terhadap mata pelajaran PKN.
1.3   Pembatasan Masalah
Berdasarkan Identifikasi Masalah yang ada, banyak masalah yang ditemukan tetapi  mengingat luas dan kompleksnya permasalahan yang ada serta kemampuan peneliti  yang terbatas, maka perlu adanya pembatasan masalah agar pembahasan penelitian ini sesuai dengan sasaran yang ditetapkan.
 Adapun batasan masalah yang diteliti adalah  Penerapan Pendekatan CTL untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa  pada pokok bahasan Globalisasi di kelas IV SD. Negeri 065011 Medan Selayang Tahun Pelajaran 2010/2011.
1.4   Rumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah dan pembatasan masalah yang telah diuraikan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dengan penerapan pendekatan CTL dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa  pada materi Globalisasi di kelas IV SD. Negeri 065011 Medan Selayang?
1.5  Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan pendekatan CTL dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan Globalisasi di SD N.O65011 Medan Selayang.
1.6  Manfaat Hasil Penelitian
1.      Bagi siswa, meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Globalisasi dalam pembelajaran PKN  kelas IV SD.
2.      Bagi guru, penelitian ini dapat menjadi alternatif guru dalam meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran PKN  kelas IV.
Bagi sekolah, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi sebagai masukan dan evaluasi guna dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di SD.


Bagi yang ingin mengetahui Bab-bab selanjutnya dari skripsi ini, silahkan tinggalkan komentar

10 komentar:

Jika ingin diskusi atau komunikasi lanjut, silahkan tinggalkan alamat e-mail teman.