SELAMAT DATANG SOBAT !!!! Terimakasih telah berkunjung ke ABADIORKES

5.26.2015

Kesiapan Jalan Tol Menghadapi Mudik

Jalan Tol
(Sumber: BPJT Kementerian PU-PR)
Sabtu, pukul delapan pagi sampai pukul tujuh malam, rombongan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono blusukan. Ditemani Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Achmad Gani Ghazali, rombongan menteri menyusur tol Cikampek-Palimanan menggunakan mobil dinasnya Toyota Fortuner berwarna hitam.

Masih ada 9 jembatan yang masih belum rampung di Cikapali. “Ada 9 dari 99 jembatan yang belum jadi. Masih tahap konstruksi,” kata Achmad Gani Ghazali menceritakan. Sehingga pemerintah memintah kepada pihak kontraktor agar merampungkan pembangunan sebelum Juni 2015.


Pembangunan salah satu ruas tol trans jawa dengan jarak 116,75 km ini sudah 93%. Sedangkan 7% lagi, pemerintah telah meminta keseriusan kontraktor untuk menyelesaikannya.

Gani menuturkan, tol Cikapali akan dibuka tanggal 10 Juni 2015. “Target kita satu minggu sebelum bulan ramadhan kita buka,” katanya. Pemerintah akan melakukan uji coba jalan di awal bulan Ramadhan. “Nanti pas H-7 bisa aktif dipakai,” katanya.

Menurut Gani, menteri PU-PR mematok durasi uji coba selama satu minggu. “Disertai dengan sosialisasi tarif ke masyarakat, letak rest area-nya dimana, kita sosialisasikan semua,” ujarnya.

Sedangkan tarif penggunaan tol, Gani menuturkan, akan ditetapkan berdasarkan SK Menteri PUPR. “Jadi berbarengan SK pengoperasian dan SK penetapan tarif,” katanya.

Dalam perencanaan bisnis, pemerintah telah menetapkan tarif tol. Namun, setelah kalkulasi ulang ada perubahan karena ada biaya tambah-kurang. Salau satu yang mempengaruhi penambahan tarif tol adalah adanya penambahan pembangunan fasilitas lain seperti gorong-gorong jalan, jembatan penyeberangan dan over pass.

“Dalam pelaksanaannya kan ada permintaan dari warga, kepala desa dan bupati. Nambah penyeberangan orang misalnya. Itu kan ada harganya. Itu kita hitung kembali,” katanya.

Penetapan tarif berdasarkan kilometer karena sistem jalan yang tertutup. “Satu pintu masuk dan keluar,” katanya. Kalkulasinya adalah jumlah kilometer dikali dengan tarif tol. “Jadi bayarnya tarif dikali berapa kilometer,” ujarnya,

Perhitungan tersebut kata Gani, tidaklah merugikan pengguna karena sudah berdasarkan aturan. “Dan bisa mengembalikan nilai investasi dan memperoleh keuntungan,” katanya. Penentuan tarif tersebut bisa menarik minat para investor dan bisa mengembangkan jalan tol.

Alasan lainnya adalah selisih keuntungan. “Misalnya begini, kalau dari cikampek ke palimanan 116 km, kalau dari jalan arteri mungkin sekitar 150 km dan ada BKBOK (Biaya Keuntungan Biaya Operasi. Kendaraan),” katanya.

Tim Kementerian PUPR telah mensurvei perbedaan biaya melalui jalan arteri dan jalan tol Cikampek-Palimanan. Gani mengungkpakan, penggunaan tol Cikapali untung 20% ketimbang penggunaan jalan arteri. “Yang pasti untung waktu dan risiko kecelakaan rendah. Oli juga. Semua kita hitung,” katanya.

***

Gani mengatakan ada 9 prioritas bagian tol trans jawa prioritas (ada di data). Untuk Pejagan-Pemalang, ada dua seksi yang sudah progres. “Total seksi ada 4. 2 seksi sedang dibangun sekarang. Total progres 4,40%,” katanya.

Pemalang-Batang masih tersangku masalah pembebasan lahan yang masih 1,9%. “Makanya pemerintah langsung take over, ini dengan menggunakan APBN,” ujarnya. Untuk Batang-Semarang progres pembebasan laha masih 3,3%. “Fisik belum ada. Kita prioritaskan pembebasan lahan dengan APBN,” katanya.

Gani menekankan bagian ruas jalan tol trans jawa yang juga menjadi perhatian BPJT adalah tol Kanci-Pejagan. BPJT menetapkan status deafult karena jalan rusak dan lubang-lubang terlambat diperbaiki. “Jadi kita minta pihak MNC perbaiki. Kita nggak mau masyarakat lewat justru kena masalah,” katanya.

Menurutnya, ini bukan kesalahan tim survei, mengecek bahan konstruksi. Hal ini lebih dikarenakan masalah teknis dan keterlambatan pemeliharaan. “Perawatan harus segera kalau jalan pecah atau bolong. Itu harus segera ditutup,” ujarnya.

Gani menampik peningkatan pembiayaan pemeliharaan tol Kanci-Pejagan menimbulkan tarif tol yang mahal mencapai Rp. 700 per km. “Semua jalan tol yang sekarang memang mahal,” katanya.

Alasan semua tol baru bertarif mahal karena nilai investasi yang tinggi dari swasta.”Kenapa jagorawi murah, itu karena pakai uang pemerintah,” ujarnya.

Tol Kanci-Pejagan dibuka pada tahun 2008 dengan nilai investasi mencapai Rp 2 Triliun. Namun sejak rusak tahun 2012, badan pengelola tidak memperbaikinya. “Pemeliharaan terlambat,” katanya.

Di sisi lain, jenis konstruksi rupanya juga membedakan tarif beberapa jalan tol. Gani mengtakan, konstruksi jalan tol yang sejajar dengan aspal jalan biayanya lebih murah ketimbang di atas konstruktur jalan. “Bisa beda satu setengah kali lipatlah,” katanya.

Untuk sistem kerjasama dengan pihak swasta, pemerintah menerapkan sistem BOT (Build, operate dan Transfer). Masa waktu setiap tol berbeda-beda. “Ada yang 35 tahun – 45 tahun,” katanya. Setelah, BOT selesai, aset jalan tol akan diserahkan kembali ke pemerintah.

Sebelum diserahkan, Gani meneruskan, pihak swasata harus memperbaiki fasilitas dan kelayakan jalan tol. “Jadi ketika selesai dia harus menyerahkan kepada pemerintah dengan kondisi baik,” ujarnya.

3 komentar:

Jika ingin diskusi atau komunikasi lanjut, silahkan tinggalkan alamat e-mail teman.